Ada kisah 2 orang anak, Iful dan Ifan. setelah pulang sekolah dia selalu pergi ke kota naik bis. Setelah sampai di sana mereka ngamen di pinggir jalan. Semua itu mereka lakukan untuk membayar SPP sekolah. Sebab mereka tak mau membuat orang tuanya tambah susah.
Pada suatu hari Iful dan Ivan sedang istirahat, mereka sangat kecapek’an sehabis ngamen di tengah terik matahari yang sangat panas,,
Iful : “eh fan, kita istirahat dulu yuk?? Gue sangat capek cekali nih…”
Ifan : “ iya,, gue juga capek,, kita duduk di sana ajah, dekat pohon itu”
Iful : “ oke,, eh fan,gue haus banget nih??”
Ifan :” kalo gue laper banget malah..”
Iful : “ kita dapat uang berapa Fan?? “
Ifan : “sedikit bgt Ful,, Cuma Rp. 10.000 “
Iful : “sudah lah Fan jangan mengeluh terus… J? “
“ kita harus selalu bersyukur atas rejeki yang di berikan Allah SWT. “
“ sebagai orang yg beriman kita harus selalu berusaha bersyukur dalam keadaan apapun.”
Ifan : “ betul juga ya Ful.. kita masih di beri nikmat oleh Allah”
“ kita masih di beri kesehatan,
“ kita masih mempunyai mata, telinga, dan hati agar bisa melihat, mendengar dan memahami akan tanda-tanda kekuasaan Allah. Manusia agar mencari rejeki yang halal dari karunia yang diberikan oleh Allah SWT.”
Iful : “ Nah,, loe jga tau “
“Ehh,, uang Rp.10.000 ini kita gunakan utk beli minuman yuk? Gmana?
Ifan : “ jangan,,, buat beli makanan aja?? “
Iful :” yauda,, yg 5ribu buat beli mkanan, yg 5ribu minuman,, setuju??
Ifan : “ oke… J”
Ketika mereka berdua sedang berjalan mereka bertemu dengan pengemis tua yang kesakitan di pinggir jalan.
Ifu : “ehh fan,, liat pengemis tua tuh..ayo kita kesana,, kasihan hlo”
Ifan& Iful : “Assalamu’alaikum”
Iful :” ada apa kek?? Kakek sakit ya??
Pengemis : “iya nak,, perut kakek sakit sekali”
Ifan : “kenapa kek???”
Pengemis : “ kakek sudah 4hari belum makan nak L”
Iful : (fan, apa gk sbaiknya kita berikan uang kita saja,, kasian wan) bisik iful kpada ifan
Ifan : ( iya,, tapi 5ribu saja ya? Kan buat kita beli makan dan minuman)
Iful : (iya,, se ikhlasnya saja fan)
Ifan : “ ini kek, kita punya sedikit uang,,smoga bermanfaat ya kek”
Pengemis :” iya nak, makasih banyak ya.. smoga Allah SWT membalas amal kebaikan kamu”
Iful : “amin kek, smoga cepet sembuh ya kek..”
Pengemis :” iya nak,, makasih”
Ifan : “ kakek rumahnya dimana??”
Pengemis : “ kakek tak punya rumah nak,,, kakek skarang tinggal di dekat sungai..harta kakek sudah habis,, sawah kakek sudah di jual untuk berobat”
Iful “ emangnya siapa yang sakit kekk?
Pengemis :” anak saya nak”
Ifan :” hla sekarang anaknya kakek dimana??”
Pengemis : “ sudah meninggal taun lalu nak :’(“
Iful : “ yang sabar ya kek,, smoga kakek dan anaknya dapat bertemu kmbali di Surga.”
Ifan :” kakek tak boleh menyerah,, Allah saying hambanya yang selalu sabar menghadapi cobaan
Pengemis :” iya nak,,pasti. trimakasi byk”
Iful :” kami cabut dulu ya kek??”
Iful & Ifan :” Assalamu’alaikum”
Pengemis :” Wa’alaikumsalam Wr.Wb
“hati2 ya nak”
Iful & Ifan : “ia nek,, jaga diri kakek baik”
Setelah itu Ifan dan Iful meninggalkan Pengemis itu dan menuju ke sebuah warung.
Ifan :”gue sudah gak kuat nih Ful, laper,, hauss..”
Iful :” ingat fan, kita tu harus ikhlas dalam sedekah,, jangan kira harta kita akan berkurang jika kita sedekah”
Ifan :” iya ful,, lagian kita masih punya 5ribu kok “
“ gue juga sangat kasian lihat kakek tua tadi, semoga dia baik – baik saja, dan semoga mati dalam keadaan Taqwa,
Iful : “Amiin” J
Tiba – tiba Ifan dan Iful melihat ada seorang tua renta yang mengendarai sepeda onthel (sepeda angin) terserempet mobil di depan matanya.
Iful & Ifan : “innalillahi wa inna illaihi roji’un…”
Iful :“ ayo kita segera menolongnya”
Ifan :” apa kamu baik –baik saja kek??
Kakek tua :” agak sakit,tapi yang lebih penting sepeda saya rusak nak” L
Ifan :” yang lebih penting itu keselamatanmu kek”
Kakek tua : “ iya,, tapi kakek jika ke sawah selalu naik sepeda itu nak,, rumah kakek jauh.”
Iful : “mari kita cari bengkel kek”
Kakek tua : ” tapi kakek gak punya ongkos nak”
Iful :” sebaiknya gimana fan?? Uang kita tinggal 5ribu?
Ifan :” kasih aja”
Iful :” ni kek, ongkosnya pake uang kami saja”
Kakek Tua :” trimakasi banyak ya nak” J
Iful & Ifan : “ masama kek,, saya pergi dulu yak? Assalamu’alaikum kek”
Kakek Tua : “ Wa’alaikumsalam”
Kemudian mereka berdua bingung.. mereka sekarang tak punya untuk beli makanan.
Ifan : “ gimana sekarang?? Kita sudah gak punya uang lagi”
Iful : “ jangan khawatir, Allah pasti memberi jalan.. J
Ifan : “bener juga,, lagian kita sebagai umat-Nya wajib saling tolong menolong”
Iful : “lapar dan haus kita tidak seberapa, mereka lebih membutuhkan.”
Ifan : ” sudah waktu Ashar,mari kita sholat dulu trus pulang.”
Iful : “ oke”
Setelah sholat Ashar. Mereka pun langsung pulang naik bus dan ketika perjalanan pulang mereka bertemu dengan seorang bapak – bapak yang pulang dari kantornya.
Iful : “hey fan, hari sangat melelahkan, banyak pelajaran yang kita dapat. “
Ifan : “ iya,, gue pengen cepat pulang,, perut sudah sangat lapar “
Pak Joko : “ pak,, pak,, kiri pak..”
Bus tersebut berhenti sejenak. Setelah beberapa menit kemudian…
Ifan : “eh ful,, tas bapaknya yang tadi ketinggalan”
Iful : “wah, gawat fan, kita harus segera mencarinya”
“pak, kiri pak”
Ifan : “tapi kita gak tau dimana rumahnya?”
Iful : “ buka dulu tasnya,, mungkin ada petunjuk.”
Ifan : “ iya, kamu benar, di dompet ini ada ktp nya..”
Iful : “ kita harus mendatangi rumahnya fan, kasian bapaknya tadi”
Ifan : “ bener juga”
Ketika pak joko sampai di rumah, pak joko baru sadar jika tas nya ketinggalan di bus, sebab barang bawaan pak joko tadi sangat banyak.
Pak joko : “ halo,, ini kantor polisi??”
.. “ gini pak,, tadi pas di bus, tas saya tertinggal di sana”
.. tolong berita kan, kemudian jika ada yang menemukannya saya akan beri hadiah, sebab tas tadi berisi aset2 berharga, dan sangat penting”
Setelah bertanya tanya, akhirnya mereka berdua menemukan rumah bapak tadi.
Iful & Ifan : (tok tok tok) “ Assalamu’alaikum???”
Pak Joko : “Wa’alaikum salam”
“Silahkan masuk nak”
Iful : “ maksud kedatangan saya ini mau menyerahkan tas bapak yang tadi tertinggal di bus bersama kami pak”
Pak Joko : “ oh Alhamdulillah,, trimakasih nak, benda ini sangat berharga sekali, di tas ini terdapat surat2 yang berharga. kalian baik sekali mau mengantarnya ke sini”
Oh iya, rumah kalian di mana nak??
Ifan :” Rumah kami Di Mranggen pak, kami ke kota Cuma ngamen buat nambah penghasilan, sebab orang tua kami hanya buruh. Sedangkan kita sudah SMA, banyak kebutuhan yang harus di keluarkan.”
Pak Joko : “ aku punya ide nak,, bagaimana kalau di rumah salah satu dari kalian saya dirikan sebuag Warnet? Kalian bisa bagi hasil, dan kalian berdua harus mengelolanya sendiri”
“ini sebagai ucapan terimakasih bapak, smoga kalian mau menerimanya
Iful & Ifan : “ benarkah pak?? Trimakasi banyak ya pak???
Pak Joko : “ iya nak,sama2...”
Iful & Ifan : “skali lagi makasi ya pak, waktu sudah hampir maghrib kami pulang dulu ya pak?
Pak Joko : “ mari saya antar, sebab jam segini tak ada bis lagi”
Iful & Ifan : “ wah trimakasih pak, kami jadi ngrepotin nih,hehe”
Akhirnya Iful & Ifan di antar pulang dengan mobil pak Joko,
Iful : “ternyata janji Allah itu pasti benar ya fan?? Allah melipat gandakan harta dan amal perbuatan kita jika kita ikhlas dalam beramal sholeh
Ifan : “ benar sekali ful. aku juga pernah mendengar hadits seperti ini fan " Aku selalu menuruti sangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku selalu menyertainya ketika ia berzikir kepada-Ku. Dan jika ia ingat kepada-Ku di dalam jiwanya, maka Akupun mengingatnya di dalam Zat-Ku. Dan jika ia ingat kepadaku ditempat ramai, Akupun mengingatnya ditempat ramai yang lebih baik daripadanya. Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku pun mendekat kepadanya sehasta, jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku pun ingat kepadanya satu depa. Dan jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, Aku pun akan datang kepadanya dengan berlari cepat "
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (Ali Imran: 92)
Iful : Allah berfirman dalam QS. Saba’ayat 39) “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.”
dan juga (Al Baqarah ayat 261). “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” “
Iful & Ifan Istiqomah dalam bersedekah. Setelah mengelola warnet. Mereka berdua memiliki banyak usaha – usaha besar. Dan Akhirnya mereka berdua hidup sukses dan Rejeki lancar. Maka janganlah kita takut atau malas bersedekah. Sebab yang memberi rizki kita adala Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT Maha Pemurah lagi Maha Pengasih. Allah SWT Dalam Asmaul Husna salah satunya ialah “Ar Razzaq” Ialah Dzat Yang Menciptakan rezeki dan sebab-sebabnya. Dikatakan bahwa Ia adalah yang memberikan kepada segala yang ada, dengan karunia-Nya, segala yang dapat memelihara materi dan bentuknya. Dia memberikan ilmu kepada akal, memberikan pemahaman kepada hati.
No comments:
Post a Comment