Guyon Rame Rame

Andi :
Kenapa kamu sampai di akhirat ini?
Alan :
Suatu hari,aku pulang dari kantor dan aku
mendapati istriku tanpa busana dan dalam
keadaan gugup,Intuisiku mengatakan bahwa
dia habis menyeleweng, dengan sangat marah
kulemparkan kulkasku ke arah seorang laki-laki
yang kutemui berdiri di depan rumahku hingga
dia tewas , ternyata dia cuma tetanggaku yang
kebetulan lewat Dan karena kesalahan itu,
pengadilan memutuskan hukuman mati bagiku.
Kalau kamu kenapa?
Andi :
Suatu hari aku baru pulang dari kantor,aku berdiri
di depan rumah tetanggaku,bermaksud meminjam
tangga,tetapi tiba-tiba sebuah kulkas melayang
ke arahku,dan tahu-tahu aku berada di sini.
Alan :
Kalau begitu,kau pasti orang yang kulempar,
maafkanlah aku.
Andi :
Tidak apa-apa.
Alan :
Kalau kamu kenapa bisa tiba di sini?
(tanya Alan pada salah seorang pria yang
berdiri di sampingnya)
Pria :
Akulah orang yang berada di dalam kulkas itu.


=========


Mona, seorang gadis cantik ditaksir empat orang pria. Pria pertama adalah seorang
pegawai PT Telkom, pria kedua pegawai PT Pos Indonesia, ketiga seorang dokter, dan
yang terakhir seorang Guru SMA.


Moli temannya sekamar merasa yakin, bahwa Mona hanya akan memilih tiga pria pertama,
sedangkan pria ke empat, yakni guru SMA, pasti tidak akan dipilih. Ternyata Mona
malahan milih si guru itu. Moli penasaran, dan bertanya alasan Mona.


Mona :
"Ah, orang telkom bisanya cuma tiga menit, lewat itu harus 'masukkin' lagi, kadang
suka 'macet' lagi...
Yang pegawai Pos Indonesia, belum apa-apa sudah nanya dulu, mau yang kilat atau yang
biasa aja...
Terus kalau yang dokter itu, baru masuk kamar, sudah nyuruh buka baju, pegang sana
pegang sini, selesai, keluar...
Tapi kalo guru itu... kan enak, dari awal dibahas, bincang, dikupas, sedikit demi
sedikit.. penuh kesabaran, kelembutan, dan kehangatan, serta pengertian. Selesai
dikupas, nanya, sudah ngerti belum, kalau saya jawab belum.. diulangi lagi dari awal,
wow kan asyik!" 


----------------------
----------------------
Cowok Idaman

Cewek : "Mas kerja dimana?"
Cowok : "cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali..."
Cewek : "(Wow...Konglomerat pasti!)... Mas tinggal dimana?"
Cowok : "Pondok Indah Bukit Golf..."
Cewek : "Pasti mobilnya banyak yah...?"
Cowok : "Sedikit kok...Cuma ada Ferrari. Jaguar. Mercedes. BMW. Mazda..."
Cewek : "(Wah cowok idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri...?"
Cowok : "Hmm...Sampai saat ini belum tuh...hehe..."
Cewek : "(Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya...) Mas merokok??"
Cowok : "Tidak...rokok itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh..."
Cewek : "(Gilee...Cool abissss!!) Mas suka maen judi??"
Cowok : "Nggak...ngapain juga judi? ngabisin duit aja"
Cewek : "(ooohhhh...So sweett...) Mas suka dugem gitu ga??"
Cowok : "Tidak tidak..."
Cewek : "(Iihh...sholeh banget nih Cowok!) Mas udah naik haji?"
Cowok : "Yah...baru 3x dan umroh paling 6x..."
Cewek : "(Subhanallah...calon surgawi...) Hobinya apa sih mas?"
Cowok : "Boongin orang :p "
Lurus tidak lurus, semua di tangan Tuhan . . .

Tukang parkir: "Yaak, terooos, terooos! Balas kanannn, kanannn . . . jangan dibalas, jangan dibalas, biar Tuhan yang membalas!!"
Parkiran melawai, didengar oleh supir yang langsung minta Tuhan membalas si tukang parkir.


Memangnya lo pikir gw ada dimana?

Rekan X: "Y, Pak Z ada di Sunter gak?"
Rekan Y di Sunter: "Nggak ada man! Dia ada di sini!"
Sunter, didengar oleh rekan lain yang langsung mengecek lokasi dirinya sendiri lewat GPS.


Karena saya adalah karyawan yang penuh inisiatif . . .

Bos majalah: "Bagaimana distribusi majalah? Sudah selesai apa ada kendala?"
Karyawan baru: "Sudah pak! Semua sudah di cancel sesuai jadwal!"
Bos majalah: "Hah?! Kok di cancel?! Kenapa bisa di cancel?!"
Karyawan lama: "Maaf pak, mungkin maksudnya di handle pak. Semua sudah selesai kok pak."
Pulogadung, didengar karyawan-karyawan lain yang panik melihat bos-nya hampir kena serangan jantung.


Target pembaca kami banyak di Timur Tengah . . .

Klien: "Mbak, kenapa bulan ini kok majalahnya telat terbit ya?"
AE majalah: "Aduh mbak, bulan ini ada mesin baru di percetakan, jadinya mesti di kaligrafi ulang warna cetaknya."
Didengar oleh rekan AE yang berusaha mengingat-ingat kapan redaksi memutuskan untuk menggunakan bahasa Arab untuk majalahnya.


Bener-bener anak mama . . .

Ibu muda yang baru melahirkan: "Aduuh, suster, itu anak siapa sih yang nangis? Berisik banget!"
Suster: "Itu anak ibu . . ."
Rumah sakit bersalin di jakarta, didengar oleh suster yang merasa kasihan dengan bayi tersebut.


Percaya deh, gua ngerti layout kok!

Account Executive Pede Abis: "Jadi format-nya print ad-nya nanti vertikal."
Art Director: "Ok... Memanjang ke atas ya..."
Account Executive Pede Abis: "Ya, gak dong… Format-nya vertikal berarti memanjang ke samping!"
Didengar Account Manager yang kini faham kenapa pekerjaan banyak yang salah.


Penjual yang baik...

Pelanggan: "Bang, bayar bang..."
Penjual: "Tadi makan pake apa aja ya?"
Pelanggan: "Nasi, ayam goreng, es teh tawar..."
Penjual: "Ayam goreng 7000, es teh tawar 1000, tadi nasinya setengah atau separo mas?"
Pelanggan: "Itung nya per butir aja deh bang!"
Didengar pelanggan yang langsung menambah nasi yang akan dihitung satu juga akhirnya.


Udah coba dinyalain, pak?

Penelpon ke PLN: "Mbak... Mau complain nih... Kok lampunya mati-padam, mati-padam melulu?"
CS: udah coba dinyalain pak?
Didengar CS PLN yang setengah mati menahan ketawa. ... Rokoknya gak jadi aja deh

Bapak tua: “Aduuuuh . . . Haduuuuh”
Cowok panik kepada ibu penjaga warung: “Bu! Bu! Itu ada orang di luar teriak-teriak. Itu . . . gembel kali ya bu?”
Ibu penjaga warung: “Itu suami sayaaaaa!”
Tebet, didengar dari dalam mobil oleh istri si cowok panik, yang tanpa sengaja telah melindas kaki si bapaktua
Aku tiba-tiba gak nyaman di sini…
Anak lelaki 4 tahun: “Arti pecah belah apa sih, ma?”
Ibu: “Kalo itu kamu pecah, kamu mama belah.”
Toko pecah belah Pondok Indah Mal, didengar oleh wanita yang sampai hampir memecahkan belanjaannya.
Mase Mase Basi…
Pelayan Cewe: ” Ari gato go zai mas…”
Pemuda Playboy sok tahu: ” Ari gato go zai mbak…”
Sushi Tei, didengar oleh teman yang ingin menjadi orang-orangan sawah.

Itu mah sekali jepret langsung lari…

Pembeli rese: “Mas,ada kamera paranoid ga?”
Penjaga bingung: “Hah?”
Pembeli rese: (nada sok tau) “Itu yg sekali jepret langsung jadi…”
Studio Foto, didengar oleh wanita yang membayangkan ekspresi kamera ketakutan.

Gak bisa diusahain, mas?

Internet addict: “Mas, di sini ada hotspot-nya gak?”
Pelayan: “Kebetulan restoran kami hanya menyediakan makanan Indonesia dengan penyajian standard, mbak.”
Restoran di Kemang, didengar oleh seseorang yang hampir menelan sendok.

Kan sekarang jaman mahal!

Si bungsu perempuan ke Ibunya: “Jadi nanti kita daftar TV Kabelnya di Kebon Jeruk yah”
Ibu dengan wajah berseri-seri: “Ya, mending begitu. Kebon Jeruk kan enggak terlalu jauh dari rumah. Jadinanti kabelnya bisa lebih pendek. Lebih murah.”
Rumah di Kemanggisan, didengar oleh kakak lelaki yang ingin menjedutkan kepalanya ke tembok.

Tapi kan bentuknya beda…

Cewe manja: “Beliin aku sepatu itu dong, Yang…”
Cowo sinis: “Ukuran kaki kamu berapa?”
Cewe manja: “36.”
Cowo sinis: “Yakin itu ukuran kaki, bukan ukuran BH kamu?”
Mal di Jakarta, didengar oleh seseorang yang tiba-tiba konsen memperhatikan bentuk tubuh si cewe.

Kalo sinyalnya menipis mungkin namanya berubah…

Nyokap: “Ini hape ibu ada G-String-nya ngga?”
Anak: (bengong, berharap salah denger) “Hah?”
Nyokap: “Ini Nokia 3300 ibu ada G-String-nya apa ngga?”
Anak: (masih bengong dan masih berharap salah denger) “G-String?”
Nyokap: “Iya. Itu lho, yang kalo nelepon kita bisa liat muka orang yang teleponan sama kita.”
Anak: “Yaoloh! 3G?”
Nyokap: “Nah itu dia. Emang tadi ibu ngomongnya apa?”
Didengar oleh anak yang sempat takut ibunya mulai bercerita tentang kumbang dan bunga.

Waduh, gua ngomongnya keras ya?

Cewe #1: “Ehh… Malem ini kita nonton apa jadinya?”
Cewe #2: “Nih liat di websitenya… Yang seru kayanya cuma Hancock sama Get Smart.”
Cewe #1: “Hancock gua mau tuh… tapi Get Smart kurang ah…”
Cowo Nimbrung: (tiba tiba muncul) “Iya tuh Getcock emang lebih seru!”
Perkantoran Sudirman, didengar oleh satu ruangan yang mempertanyakan orientasi cowok itu.

Buah simalakama…

Ibu pengemudi yang tiba-tiba panik: “De, pegangin setirnya. Mama mau garuk pantat!”
Anak laki-laki berusia 18 tahun: “Ah, Mama! Gak mau ah!”
Ibu pengemudi yang tiba-tiba panik: “Kamu mendingan megangin setir apa garukin pantat Mama?”
Tol Jagorawi, didengar anak perempuan di belakang yang ingin melompat keluar mobil.

Sehat bener ya, jaringannya…

Programmer 1: “Kemaren internet gua udah onlen, cuy”
Programmer 2: “Wah selamat-selamat, download pelm lah kita, gak perlu nonton serial di tipi!”
Coordinator: “Gaya bener lo pada, mentang-mentang udah pada pasang internet bearbrand…”
Sebuah warung makan, didengar oleh teman-teman yang langsung bergulingan.

Kami perlu yang representatif…

Brand Manager: “Hmmm, bagus, visual-nya bagus. Sayang copywriternya jelek.”
Copywriter: “MAKSUD LOE?”
Didengar oleh Creative Director yang langsung menawarkan mengganti copywriter sambil terbahak.

Yang horisontal kalau bisa!

Di sebuah restoran,
Teman #1: “Eh udahan yuk, kite cabs..”
Teman #2: “Gua aja yang panggilin.. Mas! Billboardnya ya!
Restoran di Jakarta, didengar oleh banyak orang yang merasa kasihan dengan pelayannya

Dulu di percetakan ya, mas?

Penjaga Parkir: “Wah mas, stiker parkir langganannya udah exemplar nih, besok diperpanjang ya.”
Perkantoran Sudirman, didengar oleh pengemudi yang akhirnya sadar ada tulisan EXP di stikernya.

Otomatis ya, mbak?

Kasir: “Mau order apa, mas?”
Pembeli: “Coca-Cola large satu, sama french fries satu… Itu aja, mbak.”
Kasir: “Oke, saya ulang ya, Coca-Cola large satu, french fries large satu. Mau tambah kentang gorengnya, mas?”
Restoran fastfood di Jakarta, didengar oleh pembeli yang merasa dicekokin.

Terus jangan kemanisan ya…

Istri terlambat datang: “Yang, kamu tadi pesan apa?”
Suami: “Escargot.”
Istri (ke pelayan): “Saya pesan itu juga, tapi es-nya jangan banyak-banyak ya. Lagi agak flu.”
Restoran Perancis di Jakarta, didengarkan oleh semua hadirin di meja yang terbengong sambil menahanketawa.

Cewek & Rokok: Tidak baik untuk kesehatan?

Cowok berisik: “Jadi waktu itu gue lagi ngeliatin cewek cakep bener, terus gue nyalain rokok. Tapi yang kebakar malah BULU HIDUNG gue!”
Trotoar dekat Plaza Senayan, didengar oleh pejalan kaki yang hampir tersandung.

Yuk,mareeee…

Petugas Atmosfear sambil menunjuk ke panel kamera: “Mas, nanti waktu meluncur jangan lupa melambai ya?”
Pemuda gemulai: “Ngondek maksud loe?”
FX, didengar oleh pengunjung yang terpingkal-pingkal sendiri.

Walaupun killer, boleh lah…

Ibu Dosen Killer membacakan jawaban ujian: “Tiga enam, D ya anak-anak…”
Mahasiswa Tengil: (Spontan dan keras) “Wew, gede yo!”
Didengar sekelas yang tidak mau membayangkan nasib akademis mahasiswa itu.

Mungkin kacamata plus, Pak?

Lelaki Paruh Baya: “Mbak, pesanan saya yang kwetiau ganti deh.”
Pelayan: “Jadi apa pak?”
Lelaki Paruh Baya: “Mau coba Ayam Nangkring deh…”
Pelayan: “Ayam Nanking maksud bapak?”
Lelaki Paruh Baya: “Eh, gak jadi deh.” (berpikir sambil liat menu) “Ini aja deh kalo gitu, Chicken Garden Blue…”
Solaria, Mal Pondok Indah , didengar oleh pengunjung yang berasa ditonjok hidung dan kemudian uluhatinya.
Money can’t buy everything…
Cowo Tajir: “Wah, gua baru beli notebook baru, canggih, keren…”
Cowo Kere: “Oh ya, notebook loe merknya apaan?”
Cowo Tajir: “Microsoft.”
Perkantoran Hijau di Jakarta Selatan, didengar oleh cowo kere yang ngerasa otaknya lebih tajir.

No comments: