Menjaga Iman

” Selain kita mengaji dan mempelajari kitab Allah dan Rosul-Nya salah satu cara untuk menjaga iman kita yaitu dengan berkumpul dengan orang-orang sholeh dan bersabar bersama mereka, sebagaimana yang Allah firmankan dalam Q.S. Al-Khafi ayat 28


18: 28. dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.




Q.S. Hud ayat 7 :
وَهُوَ الَّذِي خَلَق السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَكَانَ
عَرْشُهُ عَلَى الْمَاء لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً وَلَئِن قُلْتَ إِنَّكُم
مَّبْعُوثُونَ مِن بَعْدِ الْمَوْتِ لَيَقُولَنَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ إِنْ هَـذَا إِلاَّ
سِحْرٌ مُّبِينٌ

11:7. Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya , dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati”, niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.


Jelas kekuasaan Allah di atas kekuasaan makhluknya dan selain Allah itu adalah makhluknya atau alamnya yang dimaksud alam adalah tanda kekuasaan Allah.


Q.S. Al-Anbiya’ ayat 30
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقاً
فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاء كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

21: 30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

Arsy adalah sesuatu yang ghoib, kita wajib percaya kalau Allah punya Arsy tapi bagaimana wujudnya kita tidak tahu karena itu sesuatu yang ghoib dan hanya Allah sendiri yang tahu.


Allah SWT berfirman dalam surat Ali imron ayat 31-32
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ
ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

3:31. Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

قُلْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَالرَّسُولَ فإِن تَوَلَّوْاْ فَإِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ
الْكَافِرِينَ

3:32. Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”.

“Katakanlah wahai muhammad jika kamu sekalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku (Rosululloh SAW) pasti Allah mencintai kamu sekalian dan pasti Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian dan memang Allah itu Maha Pengampun lagi Maha kasih sayang, katakanlah wahai Muhammad taatlah kamu sekalian kepada Allah dan kepada Rosul maka jika kamu sekalian perpaling sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang kafir”. Jika kita betul-betul taat kepada Allah maupun Rosul maka Allah akan cinta kepada kita dan mengampuni dosa-dosa kita. Orang tidak hanya cukup berkata iman pada Allah dan cinta pada Allah tanpa disertai bukti-bukti yang nyata yaitu cinta dan taat kepada Allah. Cinta dan taat kepada Rosul dan Allah, kalau kita tidak mempelajari apa yang diturunkan Allah kepada Rosulnya maka kita tidak bisa membuktikan bahwa kita taat dan cinta kepada Allah dan Rosul-Nya. Allah SWT menurunkan kitab Al-Qur’an dengan perantara malaikat jibril dan diturunkan kepada nabi muhammad SAW untuk semua umatnya sampai hari kiamat. Wahyu Allah dijelaskan oleh Rosululloh dalam hadist-hadist, perkataan, perbuatan, dan tafsir beliau. Jika kamu tidak mau mempelajari dan mengamalkan kitab Allah dan Rosul-Nya maka kamu termasuk orang-orang kafir dan Allah tidak suka dengan orang-orang yang kafir.

No comments: